Sinetron is dangerous

Mengingat kembali Hari tanpa TV yang disebarkan oleh Oom Priyadi dan melihat kembali beberapa kejadian belakangan ini yang terjadi pada anak-anak. I’d like to say … F**K Sinetron!! Sinetron is S**CK!!

Lihat kasus anak kecil bunuh diri hanya gara-gara masalah sepele, lihat kasus anak kecil berantem sampe ada yang mati karena masalah sepele juga..

Kebetulan hari ini ponakan lagi maen kerumah, pas lagi ngobrol2 mamanya cerita kalo dulu pernah ponakan saya ni berantem sama sodaranya yang masih kecil juga sampe bawa2 pisau! untung gak ada kejadian apa-apa. Selidik punya selidik diperkirakan sikap ponakan saya ini terpengaruh oleh tayangan sinetron yang banyak diputar yang hampir semuanya amat sangat tidak mendidik, tidak cocok dan tidak pantas utk dikonsumsi oleh anak kecil. Parahnya lagi gak sedikit sinetron tersebut ditayangkan pada jam-jam dimana anak kecil masih sempat/bisa melihatnya, dan lebih puaaraaahh buangett banyak adegan yang dilakukan oleh artis cilik yang sekali lagi amat sangat gak pantes.

Dengan alasan Rating yang tinggi para produser Sinteron Sampah™ ini tetap keukeuh utk tetap memproduksi sampah yang meracuni masyarakat. Sayangnya juga, masih banyak masyarakat yang suka sama sampah ini, mungkin mereka gak sadar bahwa yang mereka konsumsi adalah sampah. Sampah berkedok Hiburan. Mulai dari yang agak parno lah, hantu-hantuan lah (mana hantunya gak serem lagi!) , siluman lah, religi lah.. yang terakhir ini yang paling bikin sebel juga, awalnya sih emang niatnya baik, utk syiar agama, tapi lama-lama kok malah memberikan kesan bahwa Kyai = Dukun pengusir setan??? WTF!

Sering saya berpikir, apakah para tenaga kerja di industri per-sinetronan di Indonesia ini pada payah semua? un-educated? kenapa mereka gak bisa bikin karya yang bagus? apakah mereka pernah “studi banding” atau mengambil pelajaran dari serial TV dari Jepang, Korea, Hongkong yang jelas jelas JAUH lebih bermutu ketimbang sampah-sampah yang mereka hasilkan selama ini?

Seharusnya selain ada fatwa tentang haramnya infotainment mungkin bisa juga dibikin fatwa haramnya sinetron.. hehehe.. 🙂

emang sih gak semua sinteron adalah sampah, ada beberapa yang memang berkualitas, tapi.. cuman segelintir aja! let say .. Si Doel, Salon Oneng, atau jaman dulu ada serial seperti Losmen, Rumah masa depan dsb.

but now, i love to say ” SINETRON = SAMPAH! ”

Related articles:
Menyikapi kreativitas Raam Punjabi
Menggugat sinteron religi
Glamoritas, kekerasan dan mistik dalam tirani sinetron indonesia
Awasi anak anda dari tayangan TV
Wajah Sinetron Remaja Kita

Technorati Tags:

Iklan

2 responses to “Sinetron is dangerous

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s