Dreamweaver nongol di acara Open Source

Tadi siang pada acara Jendela Dunia yang ditayangkan Metro TV setiap hari Sabtu jam 11.30 mengambil tema penggunaan Open Source di Pesantren. Pesantren yang diliput adalah Pesantren Al-Hikam di Malang. Pesantren ini memang dijadikan proyek percontohan penerapan open source di dunia pendidikan khususnya di pesantren.

Satu kemajuan yang cukup membanggakan, tapi… sayangnya, liputan yang intinya memberitakan tentang OSS (Open Source Software) ini di ‘ganggu‘ oleh adegan seorang (mungkin) siswa pesantren yang sedang men-design web dengan menggunakan software Macromedia Dreamweaver yang jelas-jelas aplikasi tersebut bukan termasuk Open Source Software. Kalau tidak salah hitung, adegan tersebut secara jelas diputar 3/4 kali, dan jelas sekali Interface aplikasi yang digunakan yaitu Dreamweaver. Sedangkan aplikasi OSS yang ditampilkan (dengan menggunakan OS IGOS Nusantara) hanya browser Firefox dan OpenOffice Impress.

Dari sepintas tayangan tersebut saya mengambil kesimpulan awal bahwa penerapan OSS di Pesantren Al-hikam masih belum 100% karena dalam sebuah pelaksanaannya masih tergantung dengan aplikasi proprietary. Saya tidak bilang hal ini (menggunakan Dreamweaver) buruk/jelek, namun yang saya sayangkan, di saat sebuah liputan yang mengambil tema/topik open source.. hla kok ada ‘barang‘ yang bukan open source bisa ikut nongol??

OOT, baru baca di detiksurabaya.com

Penggunaan Software Bajakan di Situbondo Bagai Wabah
…Lain pula alasan Pemkab Situbondo terkait penggunaan software bajakan alias palsu. Kabag Perlengkapan Pemkab Situbondo, Drs H Taufiq Rachman, mengaku ada dua alasan kenapa setiap pengadaan PC di lembaganya tidak menggunakan windows asli.

Kita bukan lembaga profesional, melainkan pemerintah. Lagipula harus berapa besar dana yang akan kami keluarkan untuk menggunakan software asli. Yang penting kan bisa digunakan sesuai kebutuhan internal kita,” jelas Taufiq.

PARAH! … pernyataan yang KONYOL dari seorang PEJABAT! bukti bahwa Pemerintah tidak Serius menjalankan programnya sendiri.

Kapolres Situbondo, AKBP Erry Nursatari, saat dikonfirmasi, malah
terperanjat jika selama ini di Kabupaten Situbondo menjamur pengguna PC
yang memakai softwere bajakan.

“Kalau memang fakta itu ada, secepatnya kami akan melakukan sweeping
atau minimal semacam penertiban
terhadap hal-hal yang berbau bajakan
itu,” tandas AKBP Erry Nursatary, sembari menyatakan belum tahu dan
akan mengecek keberadaan PC di internal lembaganya yang kemungkinan
menggunakan software windows bajakan.

Nah!! tuh udah ada yang ngaku kan Bu Polisi, KaBag-nya sendiri yang ngomong, langsung TINDAK aja, OK!

baca:
MenNegRisTek resmikan warintek berbasis OSS dan BATAN tawarkan Nuklir di PesMa Al-Hikam

Powered by ScribeFire.

 

Iklan

5 responses to “Dreamweaver nongol di acara Open Source

  1. salam kenal
    trims mas sandy, atas perhatian anda.
    pemakai dreamweaver yang ditampilkan di metro tv itu adalah saya.
    saat itu saya sedang mendesain web untuk warintek yang akan di tampilkan kepada bapak menteri siang harinya. yah ngebut gitu critanya.
    Dreamweaver memang menjadi tools yang selalu saya gunakan dalam setiap memdesain web. maunya dikerjakan di lab tapi masih di gunakan pelatihan. jadinya dikerjakan diluar. ga taunya malah diliput.
    saat ini saya sebagai staff IT di al hikam (juga masih tercatat sebagai santri/siswa aktif).

    Suka

  2. #soim
    wah sori lo ya bukannya saya mo njelek2in lo 🙂

    seperti yang saya tulis
    “… Saya tidak bilang hal ini (menggunakan Dreamweaver) buruk/jelek, namun yang saya sayangkan, di saat sebuah liputan yang mengambil tema/topik open source.. hla kok ada ‘barang‘ yang bukan open source bisa ikut nongol.. ”

    smoga tetep maju nih pesantrennya 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s