Selamat yang nggak punya anak, yang punya anak nggak Selamat

Baru tadi pagi saya denger dari temen (noki), bahwa lagi ada yg heboh di dunia maya ini, wat is ded? ya ya saya lagi males nulis, jadi saya kasi aja link ke blog/situs yg sudah cerita panjang lebar tentang masalah ini

Stupidity in the new Media era?
Diknas and Bakrie alert
Save your Children
Orang-orang Pendidikan Yang AMAT SANGAT Bodoh
Selamatkan Anakmu
Anak Indonesia tidak aman karena NISN
Data Siswa Diumbar, Blogger Teriak
Diknas Umbar Data Jutaan Siswa Sekolah
Kecelakaan Bernama Publikasi Data Siswa
Kacamata Asing untuk Insiden Diknas

.. bagaimana? sudah dibaca? jadi begitulah ceritanya sodara-sodara…

akhir kata, selamat membaca, yang nggak baca nggak selamat …

*update*

Banyak yang Meneriaki, Diknas Siap Evaluasi

Kepala Pusat Infomasi dan Humas Diknas Muhajir mengatakan, keputusan untuk menyediakan jutaan data privasi tersebut dilatarbelakangi dari adanya Undang-undang Nomor 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

g bisa ngebedain mana transparansi mana privacy ya?

“Tapi ini kan masih sebatas kekhawatiran, sudah terbukti belum? Kalau sudah terbukti silahkan diinformasikan, kami di diknas siap menampung keluhan,” tandasnya

ya ya.. jadi nunggu kejadian dulu ya.. hmmm ya ya ya….

DUOBBOOOOLLLL!!!!!

*update*

DikNas telah menghapus data alamat dan tanggal lahir, Alhamdulillah! Terimakasih kepada rekan-rekan Blogger yang telah mengangkat permasalahan ini dan akhirnya didengar juga oleh pejabat DikNas

7 responses to “Selamat yang nggak punya anak, yang punya anak nggak Selamat

  1. @Sandy,
    Pertama terima kasih karena anda mau repot untuk menyebarkan berita yang sedang hangat di dunia maya. Semoga pembaca bisa memperoleh makna sesungguhnya yaitu BUKAN apakah anak kita terdaftar di sana atau tidak, siapa yang selamat atau tidak.
    Melainkan data pribadi, siapapun itu, tidak layak ditampilkan di publik secara terbuka tanpa ijin sang pemilik. Dan ketika fakta itu menyangkut anak-anak di bawah umur yang belum dapat melindungi diri mereka sendiri. Orang tua atau bukan, WNI atau bukan, melek teknologi atau tidak… selama dia adalah manusia berakal sehat sudah layak sepantasnya menentang kecerobohan itu.

    Salam.

    sandynata,
    wah sampeyan terpancing judul posting saya rupanya, hahahah.. yo jangan diartikan secara begitulah, btw, jargon “selamat … bla bla bla.. yang nggak.. bla bla bla nggak selamat” itu sering saya gunakan khususnya di komunitas plurk.com. Teman-teman plurk saya pasti tau lah guyonan itu..

    lagipula apakah saya sesempit itu pikirannya? bodohlah saya kalo gitu ahahahaha… ya ya.. saya harap pembaca bisa mengerti ISI dan tidak hanya sekedar membaca judulnya saja 🙂

    *sepertinya saya tertular penyakit detik.com, mulai suka bikin judul yang heboh dan memancing.. hehehe..*

    Suka

  2. ayas duwe versi lengkape data siswa sak kota malang mulai tahun 2005 (soale ayas sing nggarap), malah sakfotone lek gelem.

    sandynata,
    dipilihi yang cakep2 ya, trus ntar tak kopi…

    *pedopil mode on*

    Suka

  3. Ping-balik: Blunder Departemen Pendidikan Nasional Indonesia | Fortress Of Solitude·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s