Bebek Tengil yang tidak se-tengil namanya

waaaatt??? pertama kali denger namanya saya kaget, maksude opo? kok Bebek Tengil? ternyata istilah tengil itu diambil karena sambel bebeknya berwarna tengil, merah nggak, ijo nggak ๐Ÿ™‚ itulah penjelasan dari sang pemilik rumah makan Bebek Tengil yang dulunya sempat 16 tahun bekerja pada sebuah Hotel ternama di Kota Batu.

Begitulah awal perkenalan saya dengan rumah makan Bebek Tengil yang berada di Jalan Raya Mojorejo A6, Junrejo, Kota Batu. Walaupun menjagokan hidangan olahan bebek, akan tetapi rumah makan sederhana ini juga menyajikan berbagai macam olahan iga, ย dan ayam.

Beberapa menu istimewanya adalah, sop iga, tongseng iga, iga bakar, ayam bakar dan tentunya sambel goreng bebek tengil. Harga yang ditawarkan cukup merakyat. Untuk rasa, saya bilang sih … mantab! worth it! dengan daging yang cukup empuk, bumbu yang meresap, kuahnya yang nendang, ah… maknyus ๐Ÿ™‚

Buat yang sedang dalam perjalanan ke Batu bersama keluarga, teman atau pacar, salah satu tempat singgah yang bisa Anda coba ya Bebek Tengil ini. Tempatnya tidak seberapa besar, tapi rapih dan bersih.

Kesimpulan: harus dicoba

Oseng Oseng IgaSop Iga
Bebek GorengAyam BakarIga Bakar

Iklan

9 responses to “Bebek Tengil yang tidak se-tengil namanya

  1. Ping-balik: Mudik 2012: 10 Hari, 8 Kota (Part 2 – Tamat) « .:creativega:.·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s