Gak mau yang karetnya dua, satupun tetep gak mau

Dasarnya saya suka makanan tradisional, dan ber-sayur, contoh nasi pecel. Ada satu lagi namanya Rujak Cingur, makanan khas Surabaya yang bisa dijumpai di mana-mana terutama di Jawa Timur. Tapi ada satu hal yang bikin galau nyesek bingung kudu piye #dariSiniDramaDimulai, dari semua warung rujak yang pernah saya icip-icip, gak ada satu pun yang bisa menyajikan rujak dengan tingkat kepedasan yang wajar.

Kebetulan saya tidak punya daya tahan cukup tinggi untuk mengkonsumsi makanan yang pedas, tingkat toleransi kepedasan saya dibanding orang Indonesia pada umumnya bisa dibilang di bawah standard. Mangkanya, setiap pesan rujak saya minta tidak pedas, no chili at all! babar blas gak pedes!

Banyak yang heran, termasuk sang penjaja rujak, “hamosok rujak gak pedes, ya ndak enak to?” mungkin begitu katanya. Mereka nggak tau, kalo saya sudah kapok, tertipu dengan pedasnya cabe rujak cingur. Sudah pengalaman dari pertama kali icip-icip rujak cingur dengan hanya SATU cabe, …. hueeeehhh.. pedasnyoooo…

Dan sejak saat itu saya selalu pesan tanpa cabe, tidak pedas sama sekali!

Setelah sekian lama tidak makan kuliner ber-petis ini, kok ya Alhamdulillah ada yang nawarin, “tak belikan rujak ya mas, sambel berapa mas?” “ndak wes pak, ndak pake sambel” “lha, sambel satu aja gmn?” …….. “ng.. iya deh satu aja” sambil berdoa semoga kali ini “normal”

20 menit kemudian, bungkusan rujak itu mendarat sempurna di meja kantor … bagai kecemplung di lobang yang sama, “TUUUH KAAAANNNN!!!!… ” saking pedesnya sampe hampir muntah, badan sampe bergerak gerak kayak ulet “rrrrrrr…hhhhhh” cukup! …. nasi goreng, mie goreng, nasi pecel dan aneka kuliner lainnya yang ber-cabe satu, nggak ada yang mengalahkan cabe satu versi rujak cingur.

Di dunia persilatan rujak cingur, memang tidak ada namanya pedas rujak cingur lombok satu yang WAJAR!

dan yang gak kalah galaunya rujak itu yang macem begini

11 responses to “Gak mau yang karetnya dua, satupun tetep gak mau

  1. rujak cingur meski pake cabe 1 terasa pedas (bahkan terasa pedas sekali) karena cobeknya ga dicuci, jadinya sebelum mas e beli rujak, pembeli sebelumnya pake cabe banyak dan cobeknya kan dicuci dulu makanya pedas. coba mas kl beli rujak pas yang jual baru ndasar.

    salam kenal mas sandy 🙂

    Suka

  2. Kak Sandynata, saya gak doyan makan sayur, rujak cingur belum pernah nyoba sama sekali hehehe… Oh ya, jangan sembarang makan pedas, itu buruk tuk kesehatan loh. Semoga Pejualnya Laris Manis dan memperbaiki kualitas Rujaknya. Makasi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s