Yang harus diurus setelah menikah, KTP dan KK

pasti dong, harus ada perubahan status secara resmi, dari Jomblo jadi Menikah🙂

Untuk kasus saya dan istri, sang istri pindah KK masuk ke KK saya. Ya untungnya masih satu kota, jadi gak capek jauh-jauh urusnya. Begini,

  1. masing-masing urus surat keterangan RT dan RW, kalo istri harus bikin Surat Keterangan Pindah, kalau saya cukup Surat Keterangan Perubahan KTP dan KK.
  2. Surat Keterangan Pindah si istri setelah di ttd. dan di stempel RT dan RW dibawa ke Kelurahan istri, kemudian setelah dapat stempel Kelurahan, dokumen diantar ke Kecamatan istri. Jangan lupa selain surat keterangan, bawa juga fotokopi KK, fotokopi Surat Menikah, fotokopi KTP, KTP asli dan pas foto. Karena istri lahir di tahun ganjil maka warna background foto harus biru, kalau lahirnya tahun genap background warna merah.
  3. Di Kecamatan, KTP istri diambil/ditarik sebagai tanda bahwa KTP sudah tidak berlaku lagi. Sampai di sini urusan dokumen istri selesai.
  4. Nah di bagian suami, urus Surat Keterangan Perubahan KTP dan KK ke RT dan RW saya, lampirkan fotokopi: Surat Menikah, KK dan KTP saya, Surat Pindah istri, dan tunjukkan dokumen dari Kelurahan istri. Untuk perubahan KK, bentuknya formulir. Disarankan untuk memecah KK, saya keluar dari KK orang tua saya, dan buat KK baru untuk saya dan istri.
  5. Formulir KK yang pertama, isi dengan data keluarga dengan tidak mencantumkan data saya (karena saya akan buat KK baru/terpisah), lalu di KK yang kedua isi data suami dan istri (KK baru). Formulir KK ini semua di fotokopi, serahkan ke RT dan RW untuk di ttd. dan stempel.
  6. Kelar dari RT/RW bawa semua dokumen ke Kelurahan suami. Fotokopi semua dokumen, saya lupa butuh berapa, tapi buat jaga-jaga saja, fotokopi 10x, dan untuk photo masing-masing siapkan 6 lembar ukuran 4×6.
  7. Setelah kelengkapan dokumen dinyatakan lengkap, nanti akan diberikan surat keterangan ambil dokumen yang di dalamnya tertera kapan (tanggal) dokumen sudah selesai dan bisa diambil.
  8. Proses berakhir di Kelurahan. Tidak perlu ke Kecamatan, karena di Kelurahan sudah ada staff Dispenduk yang menangai administrasi kependudukan. Lama proses kurang lebih 7 hari. Dan tepat di hari ke-7 saya sudah terima KTP dan KK baru, hore! trus… trus.. KTP nya seumur hidup looh sekarang.. yeey!

semua proses ini GRATIS! ya cuma keluar uang bensin sama uang makan aja sih.

*di beberapa daerah ada kemungkinan terdapat perbedaan jumlah dokumen/lembar fotokopi yang diperlukan

KTP Baru 🙌

A photo posted by sandy suryadinata (@sandynata) on

 
featured image: liputan6.com

7 responses to “Yang harus diurus setelah menikah, KTP dan KK

  1. Met pagi pak Sandinata

    saya mau numpang tanya, sebelumnya saya jelaskan situasi saya.
    saya asli klaten tp sudah setahun ini bekerja di surabaya dan akan menetap (indekos/kontrak) di sby sampai sy bisa mutasi mungkin untuk bbrp thn ke dpn (sy PNS), bbrpa bulan yll sy menikah. suami saya asli dan bekerja di boyolali. Nah jika saya ingin masuk ke KK suami, apa yg pertama harus sy lakukan? Apakah sy mengajukan pindah ke alamat suami sy di Boyolali sehingga nanti KTP sy Boyolali? terimakasih banyak sebelumnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s