Pertimbangan memilih tempat Persalinan, dan Dokter Anak – Menyambut Amanah (part 2)

yuk lanjut…

Tempat Persalinan

Awalnya kami berpikir sederhana, pilih yang paling dekat (mudah dijangkau) dari rumah, sampai umur kehamilan ke-7 sudah hampir pasti bakal melakukan persalinan di RS dekat rumah, RS Lavalette. Selain dekat, pertimbangan lainnya, dokter kandungan juga praktik di situ.

Tapi, perlahan, kami makin perhitungan biaya-biayanya, akhirnya selama 2 bulan menjelang persalinan kami survey ke beberapa tempat. Karena merasa nyaman dengan dokter kandungannya, kami survey ke tempat-tempat yang dokter kandungan kami praktik / melayani persalinan di situ.

Setelah muter-muter, ditambah juga dengan testimoni positif beberapa teman dan saudara, plus … yang paling penting, pertimbangan biaya. Terpilihlah RSIA Melati Husada. Butuh 3 kali kunjungan, tanya tanya ini itu, akhirnya kami booking kamar. Ya, karena sudah dipastikan kelahiran bakal cesar, bisa booking seminggu sebelum persalinan.

Kelebihan dari Melati Husada ini, selain tempatnya yang homey, nggak kayak lagi di rumah sakit, juga dari segi biayanya, ya… tergantung “kondisi” pasien juga sih. Untuk persalinan kami memakai BPJS + Asuransi Istri dari kantornya. Alhamdulillah, bisa double claim. Fasilitas double claim inilah yang membedakannya dengan tempat lain, dan membuat kami berbinar-binar gembira…🙂

kamar di Melati Husada

kamar di Melati Husada

lebih lanjut tentang BPJS dan Asuransi dibahas di poin lainnya ya…

Dokter Anak

Saat menjelang persalinan sudah harus menentukan siapa dokter anaknya. Dari pilihan yang ada di Melati Husada, kami memilih dr. Anik. Tidak ada alasan khusus sih, yang penting ada dokter anaknya dulu. Masalah untuk selanjutnya, sampai detik ini kami belum bisa memutuskan fix akan rutin ke dokter anak yang mana. Hanya, untuk imunisasi masih tetap ke dr. Anik, karena … surprise! surprise!, kami dapat voucher biaya imunisasi dari Melati Husada yang jumlahnya lumayan… Alhamdulillah ya Allah.

Konsultasi

Memang banyak informasi yang bisa kita dapatkan dari internet, tentang maternity, perawatan anak dsb, ditambah lagi bisa tanya teman atau saudara yang sudah “berpengalaman” melahirkan dan merawat anak. Tapi dengan semua kemudahan itu, akan jauh lebih baik kalau menemui kendala, kesulitan, kebingungan, untuk berkonsultasi ke ahlinya. Terasa lebih afdol gitu…

Si ibu mengalami kesulitan ASI, keluarnya nggak banyak, sudah makan ini, minum itu, begini begitu, apapun yang disarankan teman, saudara, baca dari internet … sudah dilakukan, tapi nggak ada hasil yang signifikan. Akhirnya kami putuskan untuk konsultasi ke ahlinya. Untungnya di Malang ada klinik Laktasi, di RSIA Hermina Tangkubanprahu yang diasuh oleh bidan, biayanya 50rb-an. Karena kami merasa masih butuh informasi lebih, kami kunjungi juga konselor laktasi, dr. Meralda Nindyasti yang praktik di RSIA Hermina dan Rumah Bersalin Maharani, biayanya 250rb-an, lebih mahal memang, tapi worth-it.

diajarin cara "netek" yang bener

diajarin cara “netek” yang bener

suka duka perjuangan memberi ASI dibahas di lain kesempatan ya…🙂

… bersambung

RS Lavalette
Jl. WR. Supratman No. 10
(0341) 470805

RSIA Melati Husada
Jl. Kawi No. 32
(0341) 341357

RSIA Hermina Tangkubanprahu
Jl. Tangkubanprahu No. 31-33
(0341) 322525

Rumah Bersalin Maharani Tri Sehat Makmur
Jl. Candi Panggung Barat No.3a
(0341) 405057

dr. Meralda Nindyasti
Rumah Bersalin Maharani Tri Sehat Makmur
RSIA Hermina Tangkubanprahu
Rumah: Permata Jingga, Mawar 4 No.9
0853-3544-5150
FB: pusatlaktasi
IG: pusatlaktasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s